Menu

Kapal Kontainer Dengan Bahan Bakar LNG

Discussion in 'Diskusi Umum' started by rpermana, Jan 16, 2019.

Share This Page

  1. Pelayaran
    rpermana

    rpermana is a Verified Memberrpermana Well-Known Member

    • Messages: 268
    • Likes Received: 103
    [​IMG]

    Sudah seharusnya dunia pelayaran mulai fokus terhadap keamanan lingkungan laut. Guna mencegah kerusakan laut, tentunya setiap kapal diwajibkan menggunakan teknologi dan bahan bakar yang ramah lingkungan.

    Seperti halnya dilakukan oleh operator pelayaran terbesar ketiga di dunia yang berbasis di Prancis, CMA CGM, yang mulai mempelopori penggunaan gas alam cair atau LNG melalui pemesanan 9 unit kapal kontainer sejak September 2017 lalu.

    Dipesan melalui konsorsium galangan kapal China, kapal berbahan bakar LNG milik CMA CGM akan memiliki kapasitas angkut mencapai 22.000 TEU. Adapun, dua dari keseluruhan unit yang dipesan sudah memulai tahap konstruksi di Hudong-Zhonghua Shipbuilding, Shanghai. Hudong-Zhonghua sendiri bekerjasama dengan Jiangnan Shipyard untuk menyelesaikan 5 unit kapal, sedangkan sisanya dikerjakan oleh perusahaan Shanghai Waigaoqiao Shipbuilding.

    [​IMG]

    Terkait spesifikasi, kapal kontainer milik CMA CGM akan memiliki ukuran lebar mencapai 61.3 meter, tinggi 33.5 meter dan panjang 400 meter. Mengenai performa, kapal tersebut akan memakai mesin utama WinGD tipe dual-fuel low-speed engine (12-cylinder X92DF) dengan tangki penyimpanan gas alam cair berkapasitas 18.600 cbm.

    Diperkirakan, pembangunan kapal akan rampung pada tahun 2019 hingga 2020 sehingga saat memasuki awal 2021 akan terdapat armada kapal terbesar di dunia yang operasionalnya sudah menggunakan bahan bakar gas (LNG fuelled ship). Sementara itu, bunker pada kapal milik CMA CGM didukung oleh Total yang akan menyediakan LNG sebanyak 300 ribu ton per tahun, termasuk bertanggung jawab untuk menyediakan LNG bunker bagi semua kapal milik CMA CGM pada beberapa pelabuhan.

    Tentunya, kehadiran sembilan kapal kontainer raksasa berbahan bakar gas alam cair akan menjadi inovasi di dunia pelayaran karena sejumlah pelabuhan akan ikut dikembangkan guna menghadirkan kolam sandar yang lebih dalam, dermaga sandar dengan panjang ukuran yang mumpuni, fasilitas bongkar muat lebih baik, serta tambahan fasilitas untuk pengisian bahan bakar LNG.

    Nah, apakah ide dari CMA CGM terkait penggunaan kapal berbahan bakar LNG akan merevolusi dunia pelayaran? Semoga Indonesia siap menyediakan kapal LNG dan pelabuhan berskala global dengan ketersediaan fasilitas yang disebutkan di atas!