Menu

Kapal 'raksasa' FSO (Floating Storage and Offloading) Gagak Rimang.

Discussion in 'Diskusi Umum' started by Hendy Tazali, Mar 17, 2020.

Share This Page

  1. Hendy Tazali

    Hendy Tazali is a Featured MemberHendy Tazali is a Verified MemberHendy Tazali New Member

    • Messages: 12
    • Likes Received: 5
    Kapal Gagak Rimang merupakan kapal terbesar di Indonesia yang saat ini beroperasi. Termasuk dapat menampung 1,7 juta barel minyak yang dihasilkan dari penyulip minyak di Bojonegoro. Maka ExxonMobil di penyulip minyak di Bojonegoro menjadi penghasil Migas terbesar di Indonesia. Bahkan mampu memproduksi lebih dari 200.010 barel per hari dan berkontribusi lebih dari 25 persen dari total produksi nasional.

    Sampai 20 Desember 2019, FSO Gagak Rimang berkapasitas 1,7 juta berel itu telah melakukan 27 kali pengapalan minyak untuk domestik maupun ekspor dengan rata-rata 10-12 kali perbulan.

    Kapal FSO berbendera Indonesia yang dibangun sejak 2012 tersebut dioperasikan Mobil Cepu Limited, unit usaha ExxonMobil Indonesia. Gagak Rimang adalah nama kuda tunggangan Adipati Arya Penangsang yang berkuasa di sekitar wilayah Blora, Cepu, Bojonegoro, dan Tuban pada abad ke-16.

    Kapal FSO ini ditambatkan di Pantai Utara Tuban, Jatim tersebut sebelumnya merupakan kapal tanker minyak. Proyek modifikasi kapal dikerjakan konsorsium PT Scorpa Pranedya-Sembawang Shipyard dengan nilai kontrak 298,7 juta dolar AS. Kapal tersebut akan menjadi milik negara karena dibiayai melalui cost recovery.


    HT